Sabtu, 10 Juli 2010

untitle

Malam itu, pertemuan kami yang entah untuk yang kesekian kalinya, ak tidak bisa mengingatnya secara pasti dalam hitungan angka.. terlalu banyak hari yg telah kami lalui,,, terlalu banyak pertemuan yg telah kami alami.. namun malam itu terasa sangat bebeda.. dia menjemputku.. seperti biasa, menggunakan mobil yg sederhana namun selalu ak nantikan kedatangannya.. mobil yg selalu bisa merubah wajahku menjadi ceria akan kedatangannya… akhirnya aku sudah berada di dlm mobil yang sudah terbiasa menjemput dan mengentarku ke suatu tempat… tapi sesuatu yg berbeda ak rasakan saat itu.. mobil yg biasanya kurasakan penuh kehangatan, kini berubah menjadi dingin.. beku.. terasa sangat mencekam tenggorokanku.. hingga ak tak mampu berkata-kata..

Ya.. dalam mobil ini biasanya kami bercakap-cakap.. bercerita.. bercanda.. tapi malam itu berbeda dari biasanya, aku merasa asing.. aku dan dia.. tubuh kami tidak jauh.. satu meter pun tak sampai.. tapi mengapa kami terasa sangat jauh.. kami hanya terdiam.. tidak seperti biasa.. ak hanya mampu menatap wajahnya.. ak ingin sekali tersenyum padanya.. ku sunggingkan senyum kecilku padanya yang menatap lurus kejalan.. entahlah ia menyadarinya ato tidak.. dalam diam ak berharap Tuhan, tolong lepaskan aku dari suasana ini.. tidak.. bukan aku, tp kami.. ya! Kami!.. Tuhan tolong cairkan suasana ini… lepaskan kami dari suasana seperti ini..

“music donk!” ujarnya memecah suasana. Ak terhenyak dari diamku. “oh..ok!” sembari ku putar music yang biasa ak dengar.. percakapan itu singkat.. sangat singkat.. sehingga mengantarkan kami kembali kedalam dinginnya suasana..
Namun suasana tak kunjung mencair.. kami tetap terkunci dalam diam.. udara dlm mobil itu hangat, tp entah knapa ak malah merasakan dingin.. sangat dingin.. sikapnya yang tidak biasa membuatku membeku.. ak tak tau apa yg harus ak lakukan.. dia tidak biasa, dia tidak seperti yang aku kenal.. ak merasa asing olehnya.. tubuh kami berdekatan.. tapi tetap saja kami merasa jauh.. ak merasa seperti ada penolakan diantara kami.. seperti ada dinding yg membatasi kami.. ada apa ini?! Pasti ada yg salah!! Sepertinya otakku pun tak mampu mencari jawabannya.. Tuhan,, aku benci seperti ini.. ak benci keadaan ini..

tak lama kemudian tiba-tiba dia mengayuhkan tangan ke depan wajahku,, sejenak membuatku tersadar dari lamunanku yg cukup singkat.. aku tau itu merupakan usahanya untuk mencairkan suasana, tp entah mengapa, ak tetap merasa kaku.. ada keterpaksaan disana.. itu bukan dia.. lagi-lagi kami terjebak dalam diam.. ada apa ini??!! Batinku tetap meronta.. oke, ini giliranku, akan kucoba untuk cairkan suasana.. “I can be your hero baby.. I can kiss away the pain..” ak coba bernyanyi mengikuti alunan music akustik Hero by Sabrina.. tp usaha ku gagal.. “ganti donk musiknya,, ngantuk dengernya” tiba-tiba dia bicara. “oke!” dengan sigap ak ganti music itu ke music yang lebih ngbeat..

tak lama, kami sampai ke tempat tujuan.. setelah lama berputar-putar mencari tempat parkir.. akhirnya kami bergabung membaur bersama orang-orang yang sepertinya sudah beberapa jam yang lalu mereka berada disana..

berjalan bersamanya.. begitu menyenangkan.. tp tetap saja ak temukan keganjalan.. sesuatu yang tidak biasa.. meski sesaat semua kembali seperti biasa, makan dgn beberapa obrolan.. tp ttp saja lagi dan lagi kembali ke suasana yg sangat asing.. ada sesuatu yang hilang.. ya!! Ada sesuatu yg hilang.. apa itu?? Ak tidak bisa menemukan jawabnya!!
waktu berlalu, kami memutuskan untuk kembali pulang.. lagi-lagi kami terjebak dalam diam.. ak tidak ingin seperti ini.. ak merindukan suasana yg dulu.. ak tak sanggup berkata.. tp hatiku berontak..

sayang,, ada apa ini?? Apa yg terjadi?? Ak asing dengan keadaan ini.. ak merasa ada yang hilang.. kehangatan.. keceriaan.. canda tawa.. semua hilang.. ak sangat ingin menyentuh tanganmu.. namun ak tak mampu.. sikapmu yang dingin membuatku mengurungkan niat.. tolong jangan biarkan ak tersiksa dengan kebekuan ini.. kebekuan hati.. ya!! Kebekuan hatimu.. mengapa hatimu menjadi beku.. membunuhku dalam dingin.. ak mohon.. jadilah hangat seperti dulu.. ak mohon.. aku rindu. Ak rindu kau yang dulu. :’(

| Balik ke Home-nya Bella yuuk.. :) |

Tidak ada komentar:

Posting Komentar